Tribunpost.co || Kediri– Ratusan petasan dan bahan peledak hasil kegiatan cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 H dimusnahkan di aliran Sungai Sukorejo, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Senin (6/4/2026).
Pemusnahan dilakukan oleh Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur sebagai langkah antisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan dari bahan peledak ilegal.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan cipta kondisi, razia, dan patroli selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 17 kg bahan petasan, terdiri dari 15 kg bubuk mesiu dan 2 kg booster jenis klengkeng. Selain itu, terdapat 235 petasan berbagai ukuran yang siap diledakkan,” jelas AKP Joshua.
Sebelum dimusnahkan, petugas melakukan pengecekan dan pemisahan antara selongsong kosong dan petasan yang masih berisi bahan peledak. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke titik disposal dan dimusnahkan secara terkendali oleh Tim Gegana.
Proses pemusnahan dilakukan dengan standar operasional penanganan bahan peledak guna meminimalkan risiko. Setelah peledakan, petugas kembali menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya.
AKP Joshua menambahkan, “Pemusnahan dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan yang membahayakan masyarakat, karena bahan peledak rakitan berisiko tinggi dan tidak memenuhi standar keamanan, sehingga penanganannya melibatkan tim khusus yang berkompeten.”
Polres Kediri turut mengimbau masyarakat agar tidak membuat atau menyalakan petasan karena berpotensi menimbulkan bahaya. Selain berisiko menyebabkan cedera, penggunaan petasan juga dapat mengganggu ketertiban lingkungan.
Proses disposal berlangsung selama tiga setengah jam dengan pengamanan personel gabungan. Langkah pemusnahan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif agar bahan berbahaya tidak kembali beredar, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.





