GRESIK , Tribunpost.co
Mengawali tahun baru 2026, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Gresik kembali menggelar kegiatan sosial rutinitas berupa santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Distrik GMBI Gresik, Dusun Purwosari, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jumat (2/1/2026).
Santunan ini diikuti oleh anak-anak yatim piatu serta kaum dhuafa dari lingkungan sekitar. Kegiatan berjalan dengan khidmat dan penuh kebersamaan sebagai wujud nyata kepedulian sosial GMBI Distrik Gresik terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua GMBI Distrik Gresik, Moh. Hudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi. Menurutnya, memuliakan serta memulihkan anak yatim piatu dan dhuafa adalah amalan mulia yang membawa keberkahan.
“Memuliakan dan peduli kepada anak yatim piatu serta dhuafa merupakan pintu menuju taman surga apabila dilakukan dengan ikhlas, disertai dzikir dan doa,” ujar Hudin.
Ditambahkan Hudin, kegiatan sosial seperti santunan ini menjadi kendaraan spiritual layaknya Buroq yang akan mengangkat derajat dan keberkahan, tidak hanya bagi anak yatim piatu itu sendiri, tetapi juga bagi semua pihak yang peduli dan terlibat dalam membantu mereka.
Melalui kegiatan ini, GMBI Distrik Gresik berharap dapat terus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan awal tahun 2026 sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan.
Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan GMBI Distrik Gresik senantiasa diberikan kelancaran dan kekuatan dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan.
( gust )





