GRESIK , TRIBUNPOST.CO
Koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jatim menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XXI Tahun Buku 2025 di kantor pusat Desa Karang Cangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Senin (16/2025). Pada RAT tersebut, BMT Mandiri Sejahtera Jatim membukukan total aset sebesar Rp342.649.244.720.
RAT dihadiri unsur Dinas Koperasi Kabupaten Gresik, Tuban dan Lamongan dan Bojonegoro, Dekopinda Lamongan, Ketua FKS Syariah, para masayikh, ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan BMT dari Lamongan, Tuban, Bojonegoro, dan Gresik. Turut hadir pula Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Nanang Abu Hamid, serta perwakilan BAZNAS Gresik.
Sepanjang tahun 2025, BMT Mandiri Sejahtera Jatim merealisasikan berbagai program sosial dan pemberdayaan. Di antaranya pemberdayaan perekonomian pesantren melalui bantuan alat air RO, dukungan penguatan UMKM, program bedah rumah di wilayah Kecamatan Dukun, serta pembiayaan Qardhul Hasan maksimal Rp5 juta tanpa agunan.
Selain itu, BMT juga menyalurkan kontribusi kepada BAZNAS Gresik berupa beasiswa mahasiswa, melaksanakan agenda rutin santunan anak yatim di seluruh kantor layanan yang berjumlah 34 unit, serta menyediakan program umrah gratis hasil pengelolaan unit usaha umrah untuk marbot, muadzin, guru TPQ, dan karyawan.
Di bidang fasilitas sosial, koperasi ini juga meningkatkan sarana gedung ziswah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan dan hajatan.
Dalam sambutannya, Nanang Abu Hamid menyampaikan apresiasi kepada BMT Mandiri Sejahtera Jatim karena konsisten dan tepat waktu menyelenggarakan RAT setiap tahun. Ia juga menyebut bahwa angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur pada 2025 mengalami penurunan, dan BMT Mandiri Sejahtera Jatim dinilai ikut berkontribusi melalui berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan.
Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada 2025 tercatat sebesar 5,33 persen. Menurutnya, peran lembaga keuangan syariah berbasis koperasi seperti BMT Mandiri Sejahtera Jatim menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat di daerah.
Sementara itu, General Manager BMT Mandiri Sejahtera Jatim, Ayubi Chozin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya RAT ke-XXI dengan lancar. Ia menjelaskan bahwa total aset koperasi pada tahun buku 2025 mengalami kenaikan sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama 2025, kata Ayubi, BMT Mandiri Sejahtera Jatim tetap konsisten berkontribusi dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Ke depan, ia berharap seluruh pengurus dan anggota tetap solid, sekaligus memperluas kerja sama dengan perbankan dan lembaga pemerintah agar jangkauan pelayanan serta manfaat bagi masyarakat dapat semakin meningkat.  ( gus_/Rof )





