GRESIK , TRIBUNPOST.CO
Sentra jajanan takjil Senjakala yang digelar di wilayah Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, semakin diminati masyarakat selama bulan Ramadan. Sejak dibuka pekan lalu, lokasi ini menjadi salah satu tujuan favorit warga untuk berburu menu berbuka puasa.
Lurah Gending, Iksan, saat ditemui pada kamis,
(26/02/2026) menyampaikan bahwa antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung setiap sore. Keberadaan sentra takjil ini juga dirasakan langsung manfaatnya oleh para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Gending.
Saat ini terdapat 21 tenant yang berjualan di area Senjakala. Seluruh tenant diprioritaskan untuk UMKM milik warga setempat. Konsep tersebut memang sejak awal dirancang sebagai kegiatan dari warga, oleh warga, dan untuk warga, sehingga perputaran ekonomi dapat benar-benar dirasakan masyarakat Gending.
Menurut Iksan, penamaan Senjakala memiliki makna khusus. Kegiatan ini dirancang berlangsung pada waktu sore hari. Kata senja dimaknai sebagai singkatan dari sentra jajanan di bulan Ramadan, yang kemudian disempurnakan menjadi nama Senjakala.
Pelaksanaan sentra takjil ini melibatkan berbagai unsur kelembagaan di tingkat kelurahan, mulai dari LPMK, PKK, seksi perekonomian kelurahan, hingga partisipasi aktif warga. Kolaborasi tersebut menjadi kunci utama terselenggaranya kegiatan secara berkelanjutan.
Iksan berharap, Senjakala tidak hanya hadir selama Ramadan tahun ini, tetapi dapat terus hidup dan berkembang pada setiap bulan puasa ke depan, dengan konsep yang semakin meriah dan tertata. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat perekonomian warga sekaligus menjadi sarana promosi lapak UMKM lokal.
“Kalau tidak lewat Senjakala, kapan lagi kita mempromosikan lapak UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Gending,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan warga, Senjakala diharapkan menjadi ikon sentra takjil Ramadhan di wilayah Kabupaten Gresik. (gus_/Rof)





