Tribunpost.co – Tuban — Pemerintah Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, mengoptimalkan lahan hutan pengelolaan khusus seluas 27 hektare untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Program tersebut dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dikembangkan dalam skema coffee forestry.senen 2 Maret 2026
Kepala Desa Jetak, Zaki Ali, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi desa, tetapi juga sebagai langkah mitigasi bencana, khususnya pencegahan banjir dan dampak cuaca ekstrem.

“Program ini kami rancang untuk meningkatkan PADes sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui konsep coffee forestry, tanaman kopi diharapkan mampu membantu penyerapan air dan memperkuat struktur tanah,” ujar Zaki Ali saat ditemui di rumahnya, Senin ( 02/03/2026 ).
Sebanyak 20.000 tanaman kopi telah ditanam di lahan tersebut, terdiri dari jenis arabika, excelsa, dan robusta. Pengelolaan dilakukan oleh BUMDes dengan melibatkan masyarakat setempat.

Menurut Zaki Ali, selain aspek lingkungan, program ini juga ditargetkan dapat meningkatkan pendapatan per kapita warga desa. Pemerintah desa berharap hasil panen kopi ke depan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.
Pemerintah Desa Jetak menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan teknis guna memastikan program berjalan berkelanjutan.( Gun)





