Tribunpost.co || SURABAYA – Unit Reskrim Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjungperak berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua yang terjadi di kawasan Jalan Tambak Wedi Lama, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Dalam waktu kurang dari satu hari, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AR (29) beserta sepeda motor hasil curiannya.
Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban, MS (37), warga Jalan Tambak Wedi Lama, memarkir sepeda motor Honda Vario merah bernomor polisi L 3179 AAV di depan rumah dalam kondisi terkunci stang.
“Sekitar pukul 12.00 WIB, korban keluar rumah dan mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat,” ujar Iptu Suroto, Sabtu (6/6/26).
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, terlihat seorang pria mengenakan sweter hijau dan celana pendek cokelat mendekati kendaraan korban.
Pelaku kemudian merusak kunci stang menggunakan kunci T sebelum membawa kabur motor tersebut.
“Mengetahui kendaraannya hilang, korban saat itu juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Kenjeran,” terang Iptu Suroto.
Respons cepat petugas membuahkan hasil. Pada pukul 20.00 WIB di hari yang sama,ada informasi bahwa sepeda motor yang dilaporkan hilang berada di depan sebuah rumah yang tidak jauh dari rumah korban.
Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Kenjeran bersama korban langsung menuju lokasi.
“Setelah tiba di lokasi petugas menemukan pelaku berikut kendaraan milik korban. Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut,” jelas Iptu Suroto.
Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua mata kunci T, satu rumah kunci T, sweter hijau, celana pendek cokelat yang digunakan saat beraksi, satu unit Honda Vario merah L 3179 AAV, serta rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian.
“Pelaku berusaha mengelabui petugas dengan melepas beberapa bagian motor. Namun berkat informasi masyarakat dan kerja cepat anggota di lapangan, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan,” tegasnya.
Dalam pemeriksaan awal, AR mengaku baru pertama kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Ia berdalih nekat melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi dan kebutuhan keluarga.
“Kasus ini masih kami kembangkan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada jaringan atau pelaku lain yang terlibat,” pungkas Iptu Suroto. (*)












