21.9 C
Indonesia
Jumat, April 24, 2026

Safari Anti Narkoba Polres Kediri Libatkan Ratusan Pelajar Berbagai Sekolah

Tribunpost.co || Kediri– Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kediri mengikuti Safari Pembinaan Generasi Anti Narkoba yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Ditbinmas Polda Jatim, Polres Kediri, hingga BNN Kota Kediri, dengan fokus utama membekali generasi muda agar memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkoba di tengah tantangan pergaulan dan perkembangan zaman.

Siswa-siswi dari tingkat SMK dan MAN tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan, mulai dari bahaya narkotika, pengaruh lingkungan pergaulan, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H. menekankan pentingnya kesadaran sejak dini dalam menghadapi ancaman narkoba.

“Narkoba merusak masa depan, kesehatan, dan prestasi. Ketegasan untuk menolak menjadi langkah awal yang harus dimiliki setiap pelajar,” tegas Beliau.

Kompol Hari juga menyoroti peran lingkungan pertemanan yang sangat menentukan arah perilaku generasi muda. Pilihan pergaulan yang tepat dinilai menjadi salah satu benteng utama dalam mencegah penyimpangan.

Selain itu, pelajar juga didorong untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat, serta berani mengambil sikap ketika dihadapkan pada situasi yang berpotensi membawa dampak negatif.

Materi yang disampaikan turut mengangkat fenomena terbaru, seperti penyalahgunaan zat berbahaya non-narkotika hingga penggunaan rokok elektrik yang berdampak pada kesehatan. Peserta juga dibekali pemahaman untuk mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan, baik dari sisi perilaku maupun kondisi fisik.

Kehadiran BNN Kota Kediri dalam kegiatan ini memperkuat sudut pandang edukasi, terutama terkait aspek hukum, rehabilitasi, serta dampak jangka panjang penyalahgunaan narkoba terhadap kehidupan sosial.

Interaksi yang terbangun selama kegiatan memberi ruang dialog yang lebih terbuka antara pemateri dan peserta, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara lebih dekat dan mudah dipahami.

“Langkah pembinaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menjaga diri, lingkungan, serta masa depan dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang kian kompleks,” tutup Kompol Hari.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments

spot_img