SIDOARJO,Tribunpost.co – Sejumlah warga Desa Sawo Tratap, RT 04 RW 05, kecamatan Gedangan kabupaten Sidoarjo menyampaikan keluhan terkait pelayanan pengangkutan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Warga menilai proses pengangkutan sampah belum dilakukan secara maksimal sehingga masih menyisakan sampah di lokasi tiap warga..

Selain persoalan sampah yang tidak terangkut seluruhnya, warga juga mengeluhkan adanya biaya tambahan apabila terdapat sampah berupa ranting atau dahan pohon petugas pengambil sampah langsung minta tambahan biaya. Menurut warga dan apabila tidak ngasih tambahan biaya maka sampah tidak di angkut, kebijakan tersebut dinilai perlu disosialisasikan secara jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Salah seorang warga, Siswanto, mengungkapkan bahwa mekanisme pengangkutan sampah seharusnya mengikuti titik Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah disediakan oleh warga.
“Seharusnya truk pengangkut sampah mengambil sampah di TPS yang sudah disediakan, bukan mengambil sampah dari setiap kepala keluarga (KK). TPS itu memang dibuat agar proses pengangkutan lebih tertata dan memudahkan petugas,” ujarnya.

Ia juga berharap petugas pengangkut sampah dapat bekerja lebih maksimal dengan mengangkut seluruh sampah yang berada di TPS sehingga tidak meninggalkan sisa yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap maupun mengganggu kebersihan lingkungan.
Warga berharap DLHK dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pengangkutan sampah di wilayah Desa Tratap, khususnya RT 04 RW 05. Mereka juga meminta adanya kejelasan mengenai aturan penanganan sampah ranting atau dahan pohon beserta biaya tambahan yang dikenakan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang transparan.

Melalui perbaikan pelayanan dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat, warga berharap persoalan pengelolaan sampah dapat segera diselesaikan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Sampai berita ini di tulis,Media belum klarifikasi ke fihak DLHK.












