LUMAJANG, TRIBUNPOST.CO – Pemilihan Ketua RW 09 Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, menjadi momentum bagi warga untuk menentukan sosok yang akan dipercaya memimpin dan mengembangkan lingkungan ke depan.
Salah satu kandidat yang maju dalam pemilihan tersebut adalah Andika, dengan nomor urut 2. Dalam pencalonannya, Andika membawa sejumlah gagasan yang menitikberatkan pada transparansi, keadilan, keamanan, serta penguatan kebersamaan di tengah masyarakat.
Salah satu komitmen yang menjadi bagian dari program Andika adalah anti korupsi, anti nepotisme, dan anti terorisme.
Gagasan tersebut diusung sebagai upaya mendorong terciptanya tata kelola lingkungan yang bersih, terbuka, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Menurut Andika, kepengurusan RW harus mampu menjalankan amanah warga dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan kegiatan maupun administrasi lingkungan perlu dilakukan secara terbuka sehingga warga dapat mengetahui dan ikut mengawasi pelaksanaannya.
“Saya maju sebagai calon Ketua RW 09 nomor urut 2 dengan niat untuk mengabdi kepada masyarakat. Yang kami kedepankan adalah transparansi, keadilan dan keamanan, serta komitmen bersama untuk menjauhi korupsi, nepotisme dan segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat,” ujar Andika.
Selain persoalan transparansi, Andika juga menekankan pentingnya keadilan dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap seluruh warga RW 09 dapat memperoleh pelayanan dan perhatian tanpa adanya perbedaan berdasarkan hubungan keluarga, kedekatan pribadi maupun kelompok tertentu.
Komitmen anti nepotisme tersebut, kata Andika, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengurus lingkungan.
Sementara terkait keamanan, Andika mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Menurutnya, keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus RW, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh warga.
Komitmen anti terorisme yang dibawa dalam programnya diarahkan pada upaya menjaga lingkungan agar tetap aman, rukun dan kondusif serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai tindakan maupun paham yang dapat mengancam persatuan dan keamanan.
Andika juga mengajak warga agar tetap menjaga kerukunan selama proses pemilihan berlangsung. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat masyarakat dan tidak seharusnya menjadi alasan munculnya perpecahan.
“Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan dan kerukunan harus tetap dijaga. Siapa pun yang nantinya mendapat amanah dari warga, kita berharap seluruh masyarakat tetap bersatu untuk membangun RW 09 menjadi lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.
Dengan nomor urut 2, Andika berharap gagasan yang ditawarkan dapat menjadi bagian dari pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan. Ia menegaskan bahwa pencalonannya merupakan bentuk kesediaan untuk ikut berkontribusi dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga RW 09 Kelurahan Rogotrunan.
Ke depan, Andika berharap semangat transparansi, keadilan, keamanan dan gotong royong dapat menjadi dasar dalam menjalankan roda kepengurusan RW. Dengan keterlibatan seluruh warga, berbagai persoalan lingkungan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.
Pemilihan Ketua RW 09 Kelurahan Rogotrunan pun diharapkan berlangsung secara tertib, aman dan demokratis, dengan tetap mengedepankan rasa kekeluargaan serta menghormati setiap pilihan warga.
( gust_ )












