BERITA  

Pemdes Ngabetan Susun Prioritas Pembangunan 2027 dan Usulan 2028

GRESIK, TRIBUNPOST.CO – Pemerintah Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Ngabetan, Jumat (25/9/2026), tersebut membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 sekaligus daftar usulan pembangunan untuk Tahun 2028.

Musrenbangdes menjadi wadah untuk melakukan pemetaan terhadap berbagai usulan masyarakat, baik yang telah masuk dalam perencanaan maupun yang masih belum terakomodasi. Aspirasi tersebut selanjutnya disusun berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas pembangunan desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cerme Umar Hasyim, jajaran Forkopimcam Cerme, Kapolsek Cerme, Danramil Cerme, BPD, ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Ngabetan Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah aspirasi warga yang disampaikan sejak 2025 namun belum dapat direalisasikan pada 2026. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menyusun rencana pembangunan untuk tahun berikutnya.

Pemdes Ngabetan berharap usulan yang menjadi prioritas pada RKP Desa 2027 dapat direalisasikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang tersedia.

Dalam forum tersebut, masyarakat juga diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi dan berdiskusi mengenai berbagai kebutuhan pembangunan. Keterlibatan warga dinilai penting agar program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Camat Cerme Umar Hasyim menjelaskan bahwa masih terdapat sejumlah program pembangunan yang belum seluruhnya dapat diselesaikan. Salah satu kendalanya berkaitan dengan penyesuaian serta keterbatasan anggaran.

Meski demikian, pemerintah desa dan masyarakat tetap didorong untuk menyampaikan usulan pembangunan yang dinilai penting. Usulan tersebut nantinya dapat menjadi bahan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kemampuan anggaran.

Selain membahas pembangunan, Umar juga mengingatkan masyarakat penerima bantuan sosial agar memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Penggunaan bantuan untuk aktivitas judi online dinilai berpotensi menimbulkan persoalan ekonomi baru di lingkungan keluarga.

Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemdes Ngabetan diharapkan dapat menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah. Aspirasi masyarakat yang telah dihimpun selanjutnya menjadi bahan untuk menentukan program prioritas 2027 serta usulan pembangunan yang akan diajukan untuk 2028.

( gust_/Rof )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *