GRESIK, TRIBUNPOST.CO – Pelaksanaan program revitalisasi sarana dan prasarana UPT SD Negeri 225 Gresik menjadi perhatian sejumlah pihak. Hal tersebut mengemuka dalam jumpa pers yang digelar pihak sekolah bersama jajaran terkait, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri insan media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), Kepala Desa Kepatihan Dodik Sorprayogi, Babinsa, pelaksana teknis Much. Hidayatul Mukhlis, S.T., serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program revitalisasi.
Kepala UPT SD Negeri 225 Gresik, Umy Latifah, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan penjelasan mengenai program revitalisasi, tahapan pekerjaan, dukungan berbagai pihak, serta kesiapan pembangunan sarana pendidikan di lingkungan sekolah.
Program revitalisasi UPT SD Negeri 225 Gresik merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar.
Berdasarkan dokumen proyek, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Perjanjian Kerja Sama Nomor 1810.4/C3.3/BP2.01/01/20500369/VII/PKS/2026. Pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) UPT SD Negeri 225 Gresik yang beralamat di Jalan Raya Kepatihan Nomor 155, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Program tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.623.013.623. Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 150 hari kalender, mulai Agustus hingga Desember 2026.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan spesifikasi teknis serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam dokumen proyek. Salah satu bagian utama revitalisasi adalah pembangunan empat ruang kelas.
Saat ini berbagai persiapan pekerjaan terus dilakukan. Pembangunan empat ruang kelas tersebut akan memasuki tahap pekerjaan beton sebagai bagian dari proses pembangunan struktur bangunan.
Untuk mendukung pekerjaan beton, BCA Beton Citra Abadi turut memberikan dukungan material beton yang disiapkan dengan mengacu pada kebutuhan dan spesifikasi teknis pekerjaan.
Selain beton, berbagai kebutuhan konstruksi lainnya juga telah dipersiapkan, di antaranya genteng, besi dan material bangunan lainnya dari Good Year Karangpilang yang digunakan sesuai kebutuhan pembangunan.
Pelaksanaan teknis di lapangan ditangani Much. Hidayatul Mukhlis, S.T. Sementara Pemerintah Desa Kepatihan melalui Kepala Desa Dodik Sorprayogi turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian dalam proses revitalisasi. Para tenaga kerja yang terlibat dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) selama menjalankan aktivitas pembangunan. APD tersebut telah diserahkan kepada pihak pelaksana untuk mendukung keselamatan dan kelancaran pekerjaan di lapangan.
Kehadiran media dan LSM dalam jumpa pers menjadi bagian dari penyampaian informasi kepada publik mengenai pelaksanaan revitalisasi. Keterbukaan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi mengenai tahapan pekerjaan dan perkembangan pembangunan sarana pendidikan di UPT SD Negeri 225 Gresik.
Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan kondusif bagi peserta didik.
Dengan dukungan anggaran pemerintah melalui APBN, sinergi pemerintah desa, pihak sekolah, pelaksana teknis, dunia usaha, serta perhatian media dan masyarakat, pembangunan diharapkan berjalan sesuai rencana hingga selesai pada Desember 2026 dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sarana pendidikan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
( gust_/Rof )












