BERITA  

Ijazah Tertahan Hampir Tiga Tahun, Laznas Nurul Hayat Gresik Bantu Afandi Raih Kembali Kesempatan Kerja

GRESIK, TRIBUNPOST.CO – Persoalan ijazah yang tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan menjadi kendala bagi Moch. Afandi Adiyansah, alumni SMK Raden Paku yang berada di Kecamatan Wringinanom, Gresik. Kondisi tersebut membuat Afandi kesulitan mencari pekerjaan yang lebih layak karena ijazah menjadi salah satu dokumen penting yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan.

Afandi merupakan lulusan tahun ajaran 2023–2024. Namun, karena keterbatasan ekonomi keluarga, ijazahnya belum dapat diambil dan tertahan selama hampir tiga tahun. Selama itu pula, kesempatan Afandi untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik menjadi terbatas.

Ayah Afandi bekerja di pabrik, sementara sang ibu berjualan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kondisi tersebut, Afandi turut membantu perekonomian keluarga dengan bekerja serabutan, sedangkan adiknya masih menempuh pendidikan.

Ketiadaan ijazah menjadi hambatan bagi Afandi yang sebenarnya memiliki peluang untuk bekerja di sektor formal, termasuk di pabrik yang mensyaratkan dokumen kelulusan. Akibatnya, selama ini ia hanya dapat mengandalkan pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, *Laznas Nurul Hayat Gresik* berupaya menghadirkan solusi dengan menjalin komunikasi dan kolaborasi bersama pihak SMK Raden Paku Wringinanom. Alhamdulillah, kepedulian tersebut mendapatkan respons yang sangat baik dari pihak sekolah.

Dalam proses penyelesaian tunggakan, Laznas Nurul Hayat Gresik memberikan bantuan untuk sebagian biaya yang harus dipenuhi, sementara pihak sekolah memberikan keringanan dengan menghapuskan sisa tunggakan yang belum mampu dibayarkan oleh keluarga Afandi.

Berkat kolaborasi dan semangat kebersamaan tersebut, ijazah Afandi akhirnya dapat diambil dan kini telah berada di tangannya. Ijazah yang selama ini tertahan bukan sekadar dokumen kelulusan, tetapi juga menjadi kunci untuk membuka peluang kerja dan menata masa depan yang lebih baik.

Laznas Nurul Hayat Gresik berharap sinergi bersama berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh jalan keluar atas persoalan yang dihadapi serta memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri dan sejahtera.

( gust_/Rof )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *